Home » , » Perbedaan Gambar Bitmaps dan Vector

Perbedaan Gambar Bitmaps dan Vector

Written By Saiful Hadi on Wednesday, September 04, 2013 | Wednesday, September 04, 2013

Dalam suatu karya desain grafis dengan tujuan untuk konsumsi cetak, image/gambar sangatlah penting sehingga kualitas sebuah image dalam karya desain akan berpengaruh terhadap kualitas hasil cetakan. Dalam desain biasanya memakai dua bentuk gambar, yaitu gambar Bitmaps dan Vector.

a. BITMAPS
Gambar bitmaps atau dalam percetakan sering disebut gambar raster, yaitu image/gambar yang terbentuk dari kumpulan titik/pixel/dot. Kualitas gambar akan sangat dipengaruhi oleh banyaknya pixel yang membentuk. Semakin banyak pixel yang membentuk suatu image, maka semakin halus/baik detail image tersebut juga kekayaan warnanya semakin tinggi. Dalam desain grafis untuk konsumsi cetak sebaiknya menggunakan kurang lebih 300 dpi (dot per inch). Pengubahan ukuran image dengan pembesaran atau pengecilan akan sangat berpengaruh terhadap kualitas gambar, sebab pembesaran akan membuat pixel baru terhadap raster asli dari image.

Image Bitmaps dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu:

1. Line Art

Image ini biasanya hanya mempunyai 2 warna yaitu hitam dan putih. Image ini digolongkan dalam bitmaps sebab mempunyai 1 bit, dengan terjemahan warna bahwa pernyataan “ya” atau “on” adalah merupakan warna hitam sedangkan pernyataan “tidak” atau “off” adalah merupakan warna putih.

2. Grayscale

Pada image yang menggunakan warna grayscale merupakan image yang berisikan beberapa variasi dari gelap dan terang dari warna abu-abu.

3. Multitones

Image ini mempunyai warna lain selain warna hitam dan putih.

4. Full Colour

Image full colour dalam istilah cetak sering disebut sebagai warna sparasi, walaupun istilah ini kurang tepat. Image ini mempunyai warna yang lengkap sesuai model warna yang dipakai RGB, CMYK atau yang lainnya.

b. VEKTOR
Gambar Vektor adalah gambar yang dibuat atau dibentuk dari garis, kurva, bidang, fill secara matematis. Perubahan komponen gambar vector (garis,bidang, dll) baik memperbesar atau memperkecil ukuran, memutar atau membalik tidak akan mempengaruhi kualitas gambar. Penggabungan gambar bitmap dengan vector secara benar dan tepat akan menghasilkan suatu karya desain yang bagus. Vektor biasa digunakan untuk membuat gambar logo, tapi perlu diperhatikan pada saat memasukkan logo pada desain , pemilihan warna background haruslah tepat. Sebab kalau dilakukan dengan asal pilih warna , bisa jadi logo tidak kelihatan dengan kata lain warna logo menyatu dengan background. Juga pada saat menggunakan Fountain Fill, ada kemungkinan perubahan warna yang tidak terkontrol pada gambar. Pada penggunaan gambar vector meskipun pembesaran , pemutaran dan mirror tidak mempengaruhi kualitas gambar, akan tetapi ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam penggunaan gambar vector.
source : ilmugrafis.com | Berbagai sumber
Comments
0 Comments

0 komentar :

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS